BELAJAR UNTUK SELALU BERSYUKUR
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman..
"Dan
Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui
sesuatu-pun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati,
agar kamu bersyukur. (QS. 16:78)
PENGERTIAN SYUKUR
Menurut Bahasa:
a. Rasa terima kasih
b. “ Untunglah “
c. Pujian
Menurut Istilah:
a. Rasa terima kasih kepada Allah atas nikmat yang telah dilimpahkan-Nya
b.
Membelanjakan nikmat sesuai dengan jalur yang semestinya dan
menggunakannya untuk kepentingan –kepentingan yang sesuai dengan
syari'at.
c. Mengolah, mempergunakan dan memelihara nikmat sesuai dengan tujuan yang dikehendaki oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala.
HUKUM BERSYUKUR
Bersyukur hukumnya wasib
"Karena
itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan
bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku". (QS.
2:152)
"Hai
orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezki yang baik-baik yang
Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar
hanya kepada Allah kamu menyembah". (QS. 2:172)
"Sesungguhnya
apa yang kamu sembah selain Allah itu adalah berhala, dan kamu membuat
dusta.Sesungguhnya yang kamu sembah selain Allah itu tidak mampu
memberikan rizki kepadamu; maka mintahlah rizki itu di sisi Allah, dan
sembahlah Dia dan bersyukurlah kepada-Nya.Hanya kepada-Nya kamu akan
dikembalikan". (QS. 29:17)
TATACARA BERSYUKUR:
1. Bersyukur Dengan Hati
Mengakui dan meyakini bahwa nikmat yang diperoleh semuanya berasal dari Allah dan bergembira atas nikmat tersebut.
"Dan
Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dari segala apa yang kamu
mohonkan kepadanya.Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah kamu
dapat menghinggakannya.Sesungguhnya manusia itu, sangat zhalim dan
sangat mengingkari (nikmat Allah)". (QS. 14:34)
2. Bersyukur Dengan Lesan
a. Mengungkapkan kegembiraan atas nikmat itu dengan mengucapan
"Hamdalah"
b. Memberitakan nikmat itu kepada orang lain jika dimungkinkan tidak akan terjadi fitnah
.
"Dan terhadap nikmat Rabbmu, maka hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur). (QS. 93:11)
3. Bersyukur Dengan Amal Perbuatan
Mepergunakan nikmat itu sesuai dengan kehendak pemberi nikmat
"Hai
orang-orang yang beriman, janganlah hrata-hartamu dan anak-anakmu
melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang membuat demikian
maka mereka itulah orang-orang yang rugi. Dan belanjakanlah sebagian
dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada
salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata:"Ya Rabbku, mengapa
Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang
menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang
saleh" Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian)
seseorang apabila datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengenal apa
yang kamu kerjakan". (QS. 63: 9-11)
Mensyukuri nikmat pendengaran, penglihatan dan hati.
1.
Mensyukuri nikmat pendengaran , Kita gunakan mendengaran kita untuk
mendengarkan ayat-ayat Allah, mendengarkan tausyiah-tausyiah,
mendengarkan paengajian – pengajian dan sebagainya.
2.
Mensyukuri nikmat penglihatan. Kita gunakan penglihatan kita untuk
membaca ayat-ayat Allah, baik ayat-ayat qauniyah yakni alam semesta ini,
maupun ayat-ayat qauliyah, yakni ayat-ayat Al-Qur'an yang mulia.
3. Mensyukuri nikmat hati. Kita gunakan hati kita untuk memahami ayat-ayat Allah SWT. melalui kajian-kajian taafsir Al-Qur'an.
PENUNJANG RASA SYUKUR:
1. Menyadari akan nikmat Allah yang tak terhitung jumlahnya
"Dan
Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dari segala apa yang kamu
mohonkan kepadanya.Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah kamu
dapat menhinggakannya.Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat
mengingkari (nikmat Allah)". (QS. 14:34)
2. Melihat keadaan orang yang berada di bawah (kurang beruntung)
"Dan
janganlah kamu tujukan kedua matamu kepada apa yang telah Kami berikan
kepada golongan-golongan dari mereka, sebagai bunga kehidupan di dunia
untuk Kami cobai mereka dengannya. Dan karunia Tuhanmu adalah lebih baik
dan lebih kekal". (QS. 20:131)
3. Mengetahui hikmah bersyukur
4. Mengetahui akibat buruk bagi orang yang tidak bersyukur
5. Berdo’a Kepada Allah
أَللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ
“Ya Allah tolonglah aku untuk mengingat Engkau, bersyukur kepada Engkau, dan beribadah dengan baik kepada Engkau”
HIKMAH BERSYUKUR
1. Syukur adalah sifat orang beriman
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
“Seorang
mukmin itu sungguh menakjubkan, karena setiap perkaranya itu baik.
Namun tidak akan terjadi demikian kecuali pada seorang mu’min sejati.
Jika ia mendapat kesenangan, ia bersyukur, dan itu baik baginya. Jika ia
tertimpa kesusahan, ia bersabar, dan itu baik baginya” (HR. Muslim no.7692)
2. Mendapatkan balasan/ganjaran dari Allah.
Barangsiapa
yang berbalik menjadi murtad, maka sedikitpun ia tidak merugikan Allah;
dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur. (QS.
3:144)
“Dan sungguh orang-orang yang bersyukur akan kami beri ganjaran” (QS. Al Imran: 145)
Imam
Ath Thabari menafsirkan ayat ini dengan membawakan riwayat dari Ibnu
Ishaq: “Maksudnya adalah, karena bersyukur, Allah memberikan kebaikan
yang Allah janjikan di akhirat dan Allah juga melimpahkan rizki baginya
di dunia” (Tafsir Ath Thabari, 7/263)
3. Memperoleh pelajaran dari Allah
"Dan
tanah yang baik, tanaman-tanamannya tumbuh subur dengan seizin Allah;
dan tanah yang tidak subur, tanaman-tanamannya hanya tumbuh merana.
Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda kebesaran (Kami) bagi
orang-orang yang bersyukur". (QS. 7:58)
4. Mendapatkan keselamatan
"Sesungguhnya
Kami telah menghembuskan kepada mereka angin yang membawa batu-batu
(yang menimpa mereka), kecuali keluarga Lut. Mereka Kami selamatkan di
waktu sebelum fajar menyingsing,sebagai nikmat dari Kami. Demikianlah
Kami memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur".(QS. 54:34-35)
5. Mendapatkan ridha Allah
"Jika
kamu kafir, maka sesungguhnya Allah tidak memerlukan (iman) mu dan Dia
tidak meridai kekafiran bagi hamba-Nya; dan jika kamu bersyukur, niscaya
Dia meridai bagimu kesyukuranmu itu; dan seorang yang berdosa tidak
akan memikul dosa orang lain. Kemudian kepada Tuhanmulah kembalimu lalu
Dia memberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. Sesungguhnya Dia
Maha Mengetahui apa yang tersimpan dalam (dada) mu".(QS. 39: 7)
6. Allah akan menambah nikmat-Nya
'Sesungguhnya, jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu. (QS. 14: 7)
7. Allah tidak akan menyiksa orang yang bersyukur
"Mengapa
Allah akan menyiksamu, jika kamu bersyukur dan beriman? Dan Allah
adalah Maha Mensyukuri lagi Maha Mengetahui". (QS. 4: 147)
8. Mendapatkan karunia yang besar
"Dan
sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mempunyai karunia yang besar (yang
diberikan-Nya) kepada manusia, tetapi kebanyakan mereka tidak mensyukuri
(nya)". (QS. 27: 73)
9. Menempati tempat dalam syurga di mana saja yang dikehendaki
"Dan
mereka mengucapkan: "Segala puji bagi Allah yang telah memenuhi
janji-Nya kepada kami dan telah (memberi) kepada kami tempat ini sedang
kami (diperkenankan) menempati tempat dalam surga di mana saja yang kami
kehendaki." Maka surga itulah sebaik-baik balasan bagi orang-orang yang
beramal."(QS. 39: 74)
AKIBAT BAGI ORANG YANG TIDAK BERSYUKUR:
1. Mendapatkan ancaman dari Allah
”biarlah
mereka mengingkari nikmat yang telah Kami berikan kepada mereka; maka
bersenang-senaglah kamu. Kelak kamu akan mengetahui (akibatnya)". (QS.
16:55)
2. Menjatuhkan diri pada kekafiran
"Mereka
mengetahui nikmat Allah, kemudian mereka mengingkarinya dan kebanyakan
mereka adalah orang-orang yang kafir". (QS. 16:83)
3. Allah akan menimpakan kelaparan dan ketakutan sebagaimana umat terdahulu..
"Dan
Allah telah membuat suatu perumpamaan (dengan) sebuah negeri yang
dahulunya aman lagi tenteram, rezkinya datang kepadanya melimpah ruah
dari segenap tempat, tetapi (penduduk)nya mengingkari nikmat-nikmat
Allah; karena itu Allah merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan
ketakutan, disebabkan apa yang selalu mereka perbuat". (QS. 16:112)
4. Tidak disukai oleh Allah
"Sesungguhnya
Allah membela oarang-orang yang telah beriman. Sesungguhnya Allah tidak
menyukai tiap-tiap orang yang berkhianat lagi mengingkari nikmat". (QS.
22:38)
5. Tidak mendapatkan keberuntungan..
"Dan
jadilah orang-orang yang kemarin mencita-citakan kedudukan Karun itu,
berkat:"Aduhai, benarlah Allah melapangkan rezki bagi siapa yang ia
kehendaki dari hamba-hamba-Nya dan menyempitkannya; kalau Allah tidak
melimpahkan karunia-Nya atas kita benar-benar Dia telah membenamkan kita
(pula).Aduhai benarlah, tidak beruntung orang-orang yang mengingkari
(nikmat Allah)". (QS. 28:82)
6. Kedudukannya lebih buruk dari pada binatang karena kelalaiannya ...
"Dan
sesungguhnya Kami jadikan untuk isi nereka Jahannam kebanyakan dari jin
dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergukan untuk
memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak
dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka
mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar
(ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka
lebih sesat lagi. Meraka itulah orang-orang yang lalai". (QS. 7:179)
7. Mendapatkan adzab yang sangat pedih
”...dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". (QS. 14: 7)
Komentar
Posting Komentar