Tambah Amal Anda Dengan Membantu Anak Yatim
“Dan
ujilah anak-anak yatim sampai mereka mencapai usia nikah. Apabila
kalian menemukan kecerdasannya maka serahkanlah harta-harta itu kepada
mereka. Dan janganlah kalian memakannya dengan berlebih-lebihan dan
jangan pula kalian tergesa-gesa menyerahkannya sebelum mereka dewasa.
Barangsiapa (dari kalangan wali anak yatim itu) berkecukupan, maka
hendaklah dia menahan diri (dari memakan harta anak yatim) dan
barangsiapa yang miskin maka dia boleh memakan dengan cara yang baik.
Apabila kalian menyerahkan harta-harta mereka, maka hadirkanlah
saksi-saksi. Dan cukuplah Allah sebagai pengawas.” (QS. An-Nisa: 6)
Terdapat tiga keutamaan besar dalam menyantuni anak yatim, seperti yang dijelaskan pada hadis-hadis Rasulullah SAW:
- Dekat dengan Rasulullah di surga, sedekat jari telunjuk dengan jari tengah
Rasulullah
Saw bersabda: “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya)
di surga seperti ini”, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam
mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi
wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya” (HR. Bukhari, Shahih Bukhari, Sahl bin Sa’ad As-Sa’idiy: 5304)
Barang
siapa yang ingin bersama Rasulullah SAW di surga, santunilah anak
yatim. Rasulullah SAW menjanjikan surga bagi mereka dan jarak dengan
beliau dekat sekali seperti halnya jari telujuk dengan jari tengah.
Ibnu Hajar Al-Asqalaniy Rahimahullah berkata: “Isyarat
ini cukup untuk menegaskan kedekatan kedudukan pemberi santunan kepada
anak yatim dan kedudukan Nabi, karena tidak ada jari yang memisahkan
jari telunjuk dengan jari tengah.”
- Melunakkan hati manusia yang keras
Sukakah
kamu, jika hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu terpenuhi ? Kasihilah
anak yatim, usaplah mukanya, dan berilah makan dari makananmu, niscaya
hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu akan terpenuhi.” (HR. Al-Baniy, Shahi Al-Jami’, Abu Darda: 80)
Orang-orang
yang menanggung anak yatim dan mengasihinya, maka Allah akan
melembutkan hatinya dan mencukupi kebutuhan sehari-harinya. Sebab orang
yang mengasihi anak yatim, maka ia akan menjadi figur orang tua bagi
mereka. Kasih sayang yang diberikan kepada anak yatim akan melembutkan
hatinya. Kekerasan hati manusia bisa berasal dari akhlak yang buruk,
seperti dengki, dusta, kikir dan sebagainya.
- Kebutuhan hidup terpenuhi
“Barang
siapa yang mengikutsertakan seorang anak yatim diantara dua orang tua
yang muslim, dalam makan dan minumnya, sehingga mencukupinya maka ia
pasti masuk surga.” (HR. Al-Baniy, Shahih At Targhib, Malik Ibnu Harits: 1895)
Jika
kita mempunyai kesempatan menyantuni anak yatim, jangan pernah
sia-siakan. Tidak hanya jaminan surga di akhirat, Allah SWT pun
menjanjikan kepada orang yang menyantuni anak yatim akan terpenuhi semua
kebutuhan hidupnya. Menyantuni anak yatim seperti berinfak di jalan
Allah, maka Allah akan melipatgandakan harta hamba-Nya.
Sebaliknya
orang yang memakan harta anak yatim, maka Allah akan memberikannya azab
yang sangat pedih. Seperti dijelaskan dalam firman Allah SWT:
“Sesungguhnya
orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zhalim, sebenarnya
mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam
api yang menyala-nyala (neraka).” (An-Nisa: 10)
Semoga
kita termasuk orang-orang yang menyantuni anak yatim dan mendapatkan
tiga keutamaan besar yang Allah dan rasul-Nya janjikan. Menjadi orang
yang menemani Rasulullah di surga bersama para sahabat-Nya. Semoga kita
terhindar dari dosa besar, yaitu memakan harta anak yatim. (NA)
Komentar
Posting Komentar