Tanda Orang Yang Kurang Bersyukur
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Bersyukur
merupakan obat paling mujarab untuk mengobati semua penyakit hati.
Sekecil apa pun nikmat bila disyukuri maka akan terasa besar. Maka
bersyukurlah setiap hari.
Namun
masih banyak orang yang kurang bersyukur terhadap nikmat Allah yang
diberikan kepadanya. Bahkan mereka tidak menyadarinya akan nikmat
tersebut.
Orang
yang lupa dan tidak pernah bersyukur maka hidupnya akan menderita.
Karena dengan bersyukur, hidup akan terasa nyaman, tentram, damai, dan
jauh dari perasaan resah atau gelisah. Syukur juga salah satu jalan
menuju surga.
Berikut empat tanda orang yang kurang bersyukur:
Sulit Berterimakasih
Ketika
seseorang kesulitan mengucap terima kasih atas bantuan atau pemberian
dari sesama manusia, sekali pun dari seorang yang statusnya lebih rendah
darinya, hal tersebut merupakan pertanda diri mereka belum menjadi
seseorang yang pandai bersyukur.
Sebagaimana sabda Rasulullah: ”Siapa
yang tidak pandai bersyukur (berterimakasih) kepada manusia, berarti ia
belum bersyukur kepada Allah,” (HR Tirmidzi No. 1877).
Banyak
orang yang tidak berterimakasih pada orang lain hanya karena merasa
kebaikan yang diperoleh tersebut merupakan haknya, atau merupakan
kewajiban orang yang memberi. Padahal, orang yang pandai bersyukur tidak
akan bersikap demikian.
Seseorang
yang pandai bersyukur akan senantiasa menghargai segala kebaikan
sekecil apa pun, karena pada hakikatnya apapun yang diperolehnya dari
manusia merupakan pemberian Allah.
Oleh
sebab itu, biasakanlah mengucap terima kasih atas bantuan sekecil apa
pun. Misalnya saja, ketika kita mendapat bantuan dari pembantu di rumah,
walau sekadar mengambilkan segelas air, tetaplah hargai dengan mengucap
terimakasih.
Lalai dalam Beribadah
Seseorang
yang pandai bersyukur sudah pasti menjadikan segala aktivitasnya
bernilai ibadah, baik itu pekerjaannya, makannya atau tidurnya. Serta
mereka akan memperbanyak ibadah khusus seperti berdzikir, salat sunah,
sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah.
Maka
bisa dipastikan pula orang yang lalai, sedikit ibadahnya, sedikit waktu
yang digunakan untuk mengingat Allah, menjadi pertanda bahwa ia belum
bersyukur.
Iri dan Dengki
Waspadalah
dengan rasa iri dan dengki. Jika kita memelihara sifat ini, bisa jadi
kita bukanlah seorang yang bersyukur pada Allah, karena masih saja
membanding-bandingkan nikmat yang diperoleh orang lain dengan yang kita
dapatkan.
Merasa iri dengan orang lain boleh saja dengan syarat:
1. Karena orang tersebut mempelajari Quran dan mengajarkannya.
2. Karena orang tersebut mempunyai banyak harta serta menggunakan hartanya untuk bersedekah.
Kalau
kita merasa iri apalagi dengki selain pada orang-orang yang memiliki
dua kriteria tersebut, mungkin penyebabnya adalah kurangnya rasa
bersyukur yang kita miliki.
Mudah Mengeluh
Tanda seseorang selalu bersyukur adalah selalu tersenyum ketika Allah berkehendak lain yang tidak sesuai dengan keinginan kita.
Saat
kita sudah merasa lapang akan hal itu, maka nilai-nilai syukur sudah
menjadi karakter dalam diri kita dan tentu akan selalu mengiyakan semua
pilihan-Nya.
Orang
yang selalu bersyukur juga tidak akan mudah mengeluh, karena orang yang
senantiasa bersyukur akan selalu memiliki sikap ketawadhu’an atas semua
yang Allah perintahkan kepadanya. Karena mengeluh menandakan bahwa kita
sedang menantang Allah, memberontak atas tindakan yang Allah lalukan
kepada kita, dan bahkan bisa jadi justru sedang marah kepada Allah.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar